Teknik, Dosis, dan Waktu Pemupukan Tanaman Karet

Pemupukan tanaman karet adalah salah satu kegiatan terpenting yang dilakukan untuk menunjang keberhasilan usaha budidaya perkebunan. Saat fase tanaman belum menghasilkan, pemupukan tanaman karet perlu dilakukan agar pertumbuhan lilit batang, ketebalan kulit, dan tinggi tanaman dapat berlangsung lebih cepat. Dengan begitu, fase tanaman karet belum menghasilkan akan berjalan lebih singkat sehingga tanaman karet akan bisa disadap lebih cepat.
TBM Karet Butuh Pemupukan
TBM Karet Butuh Pemupukan

Biaya pemupukan pada budidaya tanaman karet tergolong cukup besar, yaitu berkisar antara 40 hingga 60% dari total biaya pemeliharaan lainnya.  Oleh karena itu, pemupukan tanaman karet harus dilakukan dengan tepat (cara, waktu, dosis, jenis) sehingga efektivitas dan efisiensinya dapat diperoleh dengan optimal.

Pada kesempatan kali ini, pupuklopedia akan membahas mengenai pemupukan tanaman karet belum menghasilkan yang dilakukan berdasarkan anjuran dari berbagai perusahaan industri karet. Apa yang dilakukan di dunia industri tentulah akan menjadi yang terbaik karena telah mengalami percobaan dan riset yang dilakukan secara seksama.

Jika pada umumnya tanaman karet disadap pada usia 7 tahun setelah tanam, dengan pemupukan yang tepat dan berimbang, tanaman karet akan dapat disadap pada usia 3,5 tahun seperti yang ada di PTPN VII Unit Usaha Padang Pelawi Bengkulu. Pemupukan tepat yang dimaksud adalah pemupukan yang tepat dosis, waktu, jenis, dan cara. Nah berikut ini kami tampilkan tabel dosis dan waktu pemupukan tanaman karet pada fase tanaman belum menghasilkan yang kami peroleh dari buku panduan budidaya tanaman karet perusahaan PTPN VII Unit Usaha Padang Pelawi.

Tabel 1.  Dosis, Jenis, dan Waktu Pemupukan Tanaman Karet
dosis pupuk karet

Pemupukan tanaman karet pada fase tanaman belum menghasilkan dengan dosis, jenis, dan waktu seperti yang tertera pada tabel di atas perlu dilakukan dengan cara yang benar. Maksud dari cara yang benar adalah sebagai berikut:
  1. Sebelum dilakukan pemupukan, areal kebun harus bersih dari gulma.
  2. 1-4 hari sebelum dilakukan pemupukan, piringan tanaman terlebih dahulu dibokor kecrok agar akar tanaman muda yang memiliki daya hisap pupuk yang tinggi terangsang untuk tumbuh. Untuk mengetahui lebih jauh tentang bokor kecrok, Anda dapat mengunjungi link berikut : bokor kecrok.
  3. Berbagai jenis pupuk yang akan diaplikasikan terlebih dahulu dicampur dan diaduk secara merata.
  4. Pemupukan dilakukan dengan menaburkan campuran pupuk pada piringan tanaman karet yang sudah dibokor kecrok.
  5. Tanah hasil bokor kecrok digunakan sebagai penutup pupuk untuk meminimalisasi kehilangan pupuk karena pencucian atau penguapan.

Dengan menerapkan teknik dan dosis pemupukan karet di atas,  beberapa peneliti berkeyakinan bahwa masa TBM karet akan berlangsung 6 bulan lebih cepat. Jadi misalkan yang seharusnya dapat disadap pada usia 5 tahun, maka dengan menerapkan teknik pemupukan karet tersebut, tanaman dapat disadap pada usia 4,5 tahun setelah tanam.
BAGIKAN ARTIKEL INI:

5 Responses to "Teknik, Dosis, dan Waktu Pemupukan Tanaman Karet"

  1. Tulisan Blog anda kurang bermutu
    Mengecewakan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mohon maaf jika kurang bermutu. Saya hanya menuliskan apa yang saya ketahui dan saya lakukan. Jika itu dapat bermanfaat, itu akan sangat menyenangkan bagi saya. Terimakasih telah berkunjung.

      Delete
  2. yang punya blog ini apa sudah praktekkan spt yang di tabel,apa anda paham dengan tanaman karet. betul kata saudara rudi anto, meengecewakan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mohon maaf. Saya adalah seorang di salah satu kepala afdeling PT BUMN di Provinsi Bengkulu yang bergerak di bidang budidaya dan pengolahan karet.

      Dosis dan waktu pemberian pupuk tersebut saya terapkan di afdeling kebun saya selama ini dan hasilnya cukup signifikan. Terimakasih.

      Delete
    2. saya tertawa setelah membaca komentar diblog ini, hi hi hi

      Delete